يَوْمَيَجْمَعُكُمْلِيَوْمِالْجَمْعِذٰلِكَيَوْمُالتَّغَابُنِوَمَنْيُّؤْمِنْبِاللّٰهِوَيَعْمَلْصَالِحًايُّكَفِّرْعَنْهُسَيِّاٰتِهٖوَيُدْخِلْهُجَنّٰتٍتَجْرِيْمِنْتَحْتِهَاالْاَنْهٰرُخٰلِدِيْنَفِيْهَآاَبَدًاذٰلِكَالْفَوْزُالْعَظِيْمُ٩
yawma yajma'ukum liyawmi aljam'i dzaalika yawmu alttaghaabuni waman yu'min billaahi waya'mal shaalihan yukaffir 'anhu sayyi‑aatihi wayudkhilhu jannaatin tajrii min tahtihaa al‑anhaaru khaalidiina fiihaa abadan dzaalika alfawzu al'azhiimu
(Ingatlah) pada hari (ketika) Allah mengumpulkan kamu pada hari berhimpun, itulah hari pengungkapan kesalahan-kesalahan. Dan barangsiapa beriman kepada Allah dan mengerjakan kebajikan niscaya Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung. [9]
— Kementerian Agama Republik Indonesia