وَمَنْكَفَرَفَلَايَحْزُنْكَكُفْرُهٗاِلَيْنَامَرْجِعُهُمْفَنُنَبِّئُهُمْبِمَاعَمِلُوْااِنَّاللّٰهَعَلِيْمٌبِذَاتِالصُّدُوْرِ٢٣
waman kafara falaa yahzunka kufruhu ilaynaa marji'uhum fanunabbi‑uhum bimaa 'amiluu inna allaaha 'aliimun bidzaati alshshuduuri
Dan barangsiapa kafir maka kekafirannya itu janganlah menyedihkanmu (Muhammad). Hanya kepada Kami tempat kembali mereka, lalu Kami beritakan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati. [23]
— Kementerian Agama Republik Indonesia