QS. Al-Isra [17]

Perjalanan Malam

بِسْمِاللّٰهِالرَّحْمٰنِالرَّحِيْمِ

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

سُبْحٰنَالَّذِيْٓاَسْرٰىبِعَبْدِهٖلَيْلًامِّنَالْمَسْجِدِالْحَرَامِاِلَىالْمَسْجِدِالْاَقْصَاالَّذِيْبٰرَكْنَاحَوْلَهٗلِنُرِيَهٗمِنْاٰيٰتِنَااِنَّهٗهُوَالسَّمِيْعُالْبَصِيْرُ١

Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat. [1]

وَاٰتَيْنَامُوْسَىالْكِتٰبَوَجَعَلْنٰهُهُدًىلِّبَنِيْٓاِسْرَاۤءِيْلَاَلَّاتَتَّخِذُوْامِنْدُوْنِيْوَكِيْلًا٢

Dan Kami berikan kepada Musa, Kitab (Taurat) dan Kami jadikannya petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman), "Janganlah kamu mengambil (pelindung) selain Aku. [2]

ذُرِّيَّةَمَنْحَمَلْنَامَعَنُوْحٍاِنَّهٗكَانَعَبْدًاشَكُوْرًا٣

(Wahai) keturunan orang yang Kami bawa bersama Nuh. Sesungguhnya dia (Nuh) adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur." [3]

Bagikan via WhatsappBagikan via FacebookBagikan via Twitter